Contohcontoh tokoh-tokoh alkitab yang kesetiaannya dapat kita contoh : Sadrakh, Mesakh, dan Abednego, kisah mereka bertiga ini diawali dengan mereka yang tidak mau menyembah berhala yang disuruh oleh Firaun dan memilih untuk tetap setia kepada Allah dan akhirnya mereka dimasukkan ke dalam dapur api tetapi, karena kesetiaan mereka Allah membela mereka Contohsikap sila ke-2 yaitu: 1. Tidak membeda-bedakan manusia berdasarkan suku, agama, warna kulit, tingkat ekonomi, maupun tingkat pendidikan. 2. Menjaga hal dan kewajiban diri sendiri dan orang sekitar. 3. Menyadari bahwa setiap manusia adalah ciptaan Sang Pencipta. 4. Pengertiandan Contoh Adil (Perilaku Adil Dalam Kehidupan Sehar-Hari) Jun'S_BLG Minggu, 18 Desember 2016 Islami. 1. Pengertian Adil. Kata adil secara bahasa artinya sama berat, tidak berat sebelah, atau tidak memihak. Secara istilah, adil diartikan dengan sikap menempatkan sesuatu pada tempatnya. Dengan demikian, adil tidak selalu berarti Yesusberkata : "Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah , dibersihkan-Nya supaya ia lebih banyak berbuah" Inilah perintah Tuhan Yesus kepada orang-orang percaya agar kita menjadi orang Kristen yang berbuah, bahkan berbuah lebat atau berkelimpahan. Apa rahasia hidup yang berbuah itu? 1. Contohperilaku : - Bermusyawarah untuk menentukan siapa yang menjadi ketua kelas. - Menghargai pendapat orang lain. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Contoh perilaku : - Menghormati hak orang lain, suka menabung dan tidak bergaya hidup mewah. 2. Ampunilahsaya." Dan sayapun menangis kembali karena merasa berdosa terhadap-Nya. Lalu dia pun berkata, "Mengapa kamu menganiaya mereka?" Sayapun menjawab-Nya, "Saya tidak tahu. Atau mungkin karena mereka menganggap-Mu sebagai Allah dan menduakan Allah?" Lalu Dia pun berkata "Segala apa yang ada padaKu adalah milik Bapa-Ku yang di Sorga. aoVeM. Kesaksian merupakan suatu ucapan syukur atas Pertolongan Tuhan dalam kehidupan orang percaya. Bercerita tentang kebaikan Tuhan itu tidak ada habisnya karena hampir setiap hari dan setiap saat kita menikmati kehidupan yang Tuhan berikan. Kali ini blog sedikit inggin berbagi bagaimana cara menyampaikan Kesaksian di depan jemaat Banyak Orang. Setiap Gereja tata ibadahnya berbeda beda. Ada yang memberikan kesempatan kepada jemaatnya untuk berbagi kesaksian pada saat ibadah umum dan ada pula yang memberikan kesempatan kesaksian saat ibadah rumah tangga. Jika kita tidak pernah bersaksi pasti terasa canggung untuk mengungkapkannya. Ini adalah salah satu contoh Kesaksian saya di Gereja saat Tuhan tolong dalam memberikan Pekerjaan dan Penghasilan diluar logika saya. Ini adalah Kesaksian asli tetapi saya coba susun kata katanya supaya anda bisa meniru bagaimana cara mengucapkan yang baik dan benar. Yang perlu di persiapkan pertamakali adalah kesiapan mental saat anda berhadapan dengan banyak orang. Contoh kesaksian Kristen saat ibadah Umum di Gereja Syallom Bapak/Ibu/Saudara/i ku yang di kasihi Tuhan Yesus... Terimakasih buat kesempatan yang diberikan kepada saya untuk berbagi kesaksian dimana pertolongan Tuhan sungguh ajaib dan ini saya rasakan sangat luar biasa. Sangat berdosa apabila kebaikan Tuhan seperti ini saya tidak berbagi dengan Bapak Ibu. Saya inggin bercerita sedikit tentang Pekerjaan saya dimana jika Bapak Ibu tau bahwa saya bekerja di sebuah Perusahaan Batu Bara. Ada banyak suka duka yang saya dapatkan dari Pekerjaan tersebut. Sukanya saya mendapatkan gaji yang cukup lumayan dan dukanya saya harus mengikuti aturan perusahaan dimana saya harus bersedia di mutasi ke daerah lain jauh dari keluarga. Pergumulan ini saya bicarakan dengan istri dan saya berdoa sama Tuhan, apakan rencana dari Tuhan buat kehidupan saya. Saya inggin selalu dekat dengan keluarga dan bisa melayani terus di Gereja bersama Bapak Ibu. Saya dan istri putuskan untuk menolak dari surat perintah perusahaan tersebut dan akibatnya saya di anggap mengundurkan diri. Sungguh sangat berat pergumulan saya Bapak Ibu karena berkat jasmani yang saya terima selama ini dari Perusahaan tersebut cukup lumayan dan tiba tiba Tuhan ambil. Saya hanya berdoa dan minta sama Tuhan semoga Tuhan berikan petunjuknya atas kehidupan saya ini. Saya minta sama Tuhan berikan Pekerjaan atau usaha dimana saya bisa selalu dekat dengan Keluarga dan bisa terus pelayanan di Gereja. Bisnis cetak Undangan di Rumah dan mengelola sebuah situs/Blog saya coba tekunin dan terus minta pertolongan Tuhan. Satu, dua, hingga tiga bulan terasa berat karena hasilnya jauh dari yang di harapkan. Tetapi kami terus berdoa minta pertolongan Tuhan dan akhirnya Tuhan buka jalan dengan memberikan ide Bisnis yang cukup menjanjikan buat saya dan keluarga. Satu blog yang saya bangun ternyata bisa menghasilkan gaji yang lumayan dari Google Adsense bahkan melebihi dari Gaji saya sebelumnya di Perusahaan. Tuhan itu sungguh baik dan Luar Biasa, memberikan berkatnya tepat pada waktunya. Hingga sampai saat ini saya mengucap syukur masih diberikan kesempata terus Pelayanan di tempat ini dan dapat bekerja di rumah. Itulah sedikit kesaksian saya Bapak Ibu, semoga menjadi berkat dan kekuatan bagi kita semua. Jangan kuatir akan apapun yang kita perlukan karena jika kita terus berharap sama Tuhan maka semuanya akan disediakan bahkan melebihi dari yang kita minta. Terimakasih dan saya kembalikan kepada Pemimpin Pujian... Syallom. Baca Juga Contoh kesaksian Kristen dari Sakit dan disembuhkan Diatas adalah kesaksian kisah Nyata admin blog ini. Jadi buat anda yang inggin bersaksi di Gereja, saat ibadah rumah tangga, saat ibadah Kaum Pria, Ibadah Kaum Wanita/Ibu ataupun pemuda silahkan langsung saja. Jangan takut tidak bisa berkata kata karena Tuhan akan tolong saudara dalam memberikan Kesaksian yang hidup. Semoga kesaksian saya memberkati dan jangan lupa jika Saudara memiliki sebuah Kesaksian kisah nyata bisa mengirimkan tulisannya ke Contact Admin. Dengan senang hati nanti saya akan publikasikan di blog ini supaya menjadi berkat banyak orang. Semoga kasih karunia Tuhan Yesus menyertai kita semua sekarang dan selama lamanya, Amin. Lori Official Writer Saat mengunjungi sebuah ibadah tertentu, akan selalu ada sesi dimana salah seorang jemaat gereja memberikan kesaksian hidup yang dialaminya, baik itu kesembuhan dari penyakit, pemulihan hubungan atau masalah finansial. Tahukah Anda bahwa kesaksian hidup kita ternyata merupakan cerminkan bagaimana Kristus telah menyelamatkan kita. Saat kita mau berbagi, kita sudah memberikan sesuatu yang lebih berharga dari apapun kepada orang lain. Namun tak banyak orang yang mengetahui manfaat kesaksian ini. Dalam Wahyu 12 11 jelas dituliskan, “Dan mereka mengalahkan dia oleh darah Anak Domba, dan oleh perkataan kesaksian mereka. Karena mereka tidak mengasihi nyawa mereka sampai ke dalam maut.” Ayat ini mengingatkan bahwa darah Yesus mampu mengalahkan musuh. Oleh darah Yesus, kita telah diselamatkan dari dosa, kematian dan kehancuran dan itlah kesaksian kita. Kesaksian kita adalah bahwa kita orang-orang berdosa, tetapi Allah datang dalam rupa manusia di dalam Yesus untuk menyelamatkan kita dan membebaskan kita dari dosa dan kematian. Baca Juga 5 Penghalang Umat Percaya Bersaksi Untuk Yesus Jika Anda masih bertanya-tanya apa manfaat kesaksian Anda bagi hidup orang lain, tiga hal ini menjadi jawabannya. 1. Keselamatan Anda menjadi kesaksian yang luar biasa Anda tidak harus menjadi pengkhotbah atau nabi yang diurapi Tuhan untuk menyampaikan kesaksian kepada orang lain. Anda hanya perlu berbagi tentang bagaimana Tuhan menyelamatkan hidup Anda. Apa yang Tuhan sudah lakukan untuk menyelamatkan Anda dan bagaimana Dia telah mengubah hati, pikiran dan keinginan Anda untuk menjauhi dosa. Saat Anda sudah berubah menjadi pribadi yang baru dan penuh harapan, saat itulah Anda bisa menjadi saksi iman bagi banyak orang. Siapa tahu pengalaman hidup yang Anda bagikan mendorong orang lain yang juga mengalami persoalan hidup yang sama saat ini. 3. Kesaksian Anda adalah bukti bahwa Allah ikut campur dalam hidup Anda Daud berkata kepada Tuhan dalam Mazmur 8 3-4, “Jika aku melihat langit-Mu, buatan jari-Mu, bulan dan bintang-bintang yang Kautempatkan apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya?” Siapakah kita sampai Allah memikirkan kita? Faktanya, Anda diselamatkan dan telah dibentuk menjadi ciptaan baru di dalam Kristus. Itu adalah bukti bahwa Allah bukan hanya sekedar pribadi seperti dalam mitos-mitos. Kesaksian kita adalah bukti bahwa Allah hidup, aktif dan pencurahkan kasih-Nya atas hidup kita. Saat Anda membagikan belas kasih Tuhan yang sudah Anda alami dalam hidup, maka hal itu akan membawa harapan Tuhan kepada orang lain. Baca Juga Ceritakan Pengalaman Pertama Dilawat Roh Kudus, Denzel Washington Itu Membuatku Takut! 3. Kesaksian Anda akan menantang dan membangun iman orang lain Bahkan kesaksian yang sesederhana apapun mampu menginspirasi, menantang dan menyalakan kembali api iman orang yang mendengarnya. Pikirkanlah bahwa kesaksian Anda bisa membuat orang-orang dibebaskan dari cengkraman dosa dan tipu daya iblis. Jika selama ini Tuhan sudah bekerja banyak dalam hidup Anda, ada baiknya membagikan hal itu kepada orang lain. Jangan takut memberitakan bahwa Allah sudah menyelamatkan Anda dari dosa dan rasa malu. Sampaikanlah kuasa keselamatan yang kita terima dari Allah! Jika Anda rindu membagikan kesaksian Anda baik secara lisan maupun visual, Anda bisa berbagi bersama SAHABAT 24 kami. Hubungi di kontak Whatsapp 0822 1500 2424 atau klik link DI SINI. Sumber CT Jawaban Halaman 1 Para sister muda yang terkasih, Anda adalah harapan gemilang dari Gereja Tuhan. Tujuan saya malam ini adalah untuk membantu Anda memercayai hal itu. Jika kepercayaan itu dapat menjadi sebuah kesaksian yang kuat dari Allah, itu akan membentuk pilihan-pilihan Anda setiap hari dan setiap jam. Dan kemudian dari apa yang mungkin tampak bagi Anda pilihan-pilihan kecil, Tuhan akan menuntun Anda pada kebahagiaan yang Anda hasratkan. Melalui pilihan-pilihan Anda Dia akan dapat memberkati banyak yang lainnya. Pilihan Anda untuk bersama kita malam ini adalah teladan dari pilihan yang penting. Lebih dari satu juta remaja putri, para ibu, dan pemimpin mereka diundang. Dari semua hal lain yang telah Anda pilih untuk lakukan, Anda memilih untuk bersama kami. Anda melakukan itu karena kepercayaan Anda. Anda adalah orang yang memercayai Injil Yesus Kristus. Anda cukup percaya untuk datang ke sini untuk mendengarkan para hamba-Nya dan memiliki cukup iman untuk berharap bahwa sesuatu yang akan Anda dengar atau rasakan akan menggerakkan Anda ke arah kehidupan yang lebih baik. Anda merasakan dalam hati Anda bahwa mengikuti Yesus Kristus merupakan jalan menuju kebahagiaan yang lebih besar. Anda mungkin tidak mengenali itu sebagai pilihan yang sadar dari pilihan apa pun yang sangat penting. Anda mungkin telah merasa tertarik untuk berada bersama kami karena teman-teman atau keluarga. Anda mungkin sekadar menanggapi kebaikan seseorang yang mengundang Anda untuk datang. Namun bahkan jika Anda tidak memerhatikannya, Anda merasakan setidaknya gema redup undangan Juruselamat “Ikutlah Aku.”1 Selama waktu kita telah bersama, Tuhan telah memperdalam kepercayaan Anda kepada-Nya dan memperkuat kesaksian Anda. Anda telah mendengar lebih banyak dari sekadar kata-kata dan musik. Anda telah merasakan kesaksian Roh dalam hati Anda bahwa ada nabi yang hidup di bumi dalam Gereja sejati Tuhan dan bahwa jalan menuju kebahagiaan terbentang dalam kerajaan-Nya. Kesaksian Anda telah bertumbuh bahwa inilah satu-satunya Gereja yang benar dan hidup di bumi dewasa ini. Nah, kita semua tidak merasakan secara tepat hal yang sama. Bagi beberapa orang itu adalah kesaksian dari Roh bahwa Thomas S. Monson adalah Nabi Allah. Bagi yang lain bahwa kejujuran, kebajikan, dan melakukan kebaikan kepada semua orang itulah yang sesungguhnya sifat-sifat Juruselamat. Dan dengan itu datang hasrat yang lebih besar untuk menjadi seperti Dia. Anda semua memiliki hasrat agar kesaksian Anda tentang Injil Yesus Kristus dapat diperkuat. Presiden Brigham Young dapat melihat kebutuhan Anda bertahun-tahun yang silam. Dia adalah seorang Nabi Allah, dan dengan ramalan kenabiannya 142 tahun yang silam, dia melihat Anda dan kebutuhan Anda. Dia adalah seorang ayah yang penuh kasih serta Nabi yang hidup. Dia dapat melihat bahwa pengaruh-pengaruh duniawi menyerang para putrinya sendiri. Dia melihat bahwa pengaruh-pengaruh itu menyeret mereka menjauh dari jalan Tuhan menuju kebahagiaan. Di zamannya pengaruh itu dibawa sebagian oleh jalan kereta api transkontinental yang menghubungkan Orang-Orang Suci yang terpencil dan dilindungi dengan dunia. Dia mungkin tidak melihat keajaiban teknologi zaman modern dimana dengan sebuah alat yang ada di tangan Anda, Anda dapat memilih untuk menghubungkan banyak gagasan dan orang di seluruh dunia. Namun dia melihat nilai bagi para putrinya—dan bagi Anda— dalam menjadikan pilihan-pilihan mereka sebagai suatu kesaksian yang kuat tentang Allah yang hidup dan penuh kasih serta rencana kebahagiaan-Nya. Inilah nasihat kenabian dan terilhaminya bagi para putrinya dan bagi Anda senantiasa. Ini menjadi inti pesan saya malam ini. Dia menuturkan dalam sebuah ruangan di rumahnya tidak lebih dari satu mil dari tempat pesan ini sekarang menjangkau kepada para putri Allah di bangsa-bangsa di seluruh dunia “Ada kebutuhan bagi para remaja putri Israel untuk memperoleh sebuah kesaksian yang hidup tentang kebenaran.”2 Dia kemudian membentuk sebuah asosiasi remaja putri yang telah menjadi apa yang sekarang kita sebut dalam Gereja Tuhan “Remaja Putri.” Anda telah merasakan malam ini beberapa dampak luar biasa dari pilihan yang dibuatnya pada pertemuan malam Minggu dalam ruangan di rumahnya. Lebih dari 100 tahun kemudian, para putri Israel di seluruh dunia memiliki hasrat untuk sebuah kesaksian yang hidup tentang kebenaran bagi diri mereka sendiri. Sekarang, selama sisa hidup Anda, Anda akan memerlukan kesaksian yang hidup dan tumbuh itu untuk membentengi Anda dan menuntun jalan Anda ke kehidupan kekal. Dan dengan itu Anda akan menjadi pemancar terang Kristus bagi brother dan sister Anda di seluruh dunia dan seluruh generasi. Anda mengetahui dari pengalaman Anda sendiri apa kesaksian itu. Presiden Joseph Fielding Smith mengajarkan bahwa kesaksian “adalah suatu pengetahuan yang meyakinkan yang diberikan melalui wahyu kepada [seseorang] yang dengan rendah hati mencari kebenaran.”Dia mengatakan tentang Roh Kudus yang membawa wahyu itu, “Kuasanya yang meyakinkan itu sedemikian besar sehingga tidak dapat ada keraguan yang tertinggal dalam benak ketika Roh telah berbicara. Itulah satu-satunya cara seseorang dapat benar-benar mengetahui bahwa Yesus adalah Kristus dan bahwa Injil-Nya benar adanya.”3 Anda telah merasakan inspirasi itu bagi diri Anda sendiri. Itu mungkin adalah untuk meneguhkan satu bagian dari Injil sebagaimana halnya itu bagi saya malam ini. Sewaktu saya mendengar kata-kata dari Pasal-Pasal Kepercayaan 113 tentang menjadi “jujur, benar, suci, baik hati” itu bagi saya seolah-olah Tuhan yang memfirmankannya. Saya merasakan lagi bahwa itu adalah sifat-sifat-Nya. Saya merasa bahwa Joseph Smith adalah Nabi-Nya. Jadi bagi saya itu bukanlah sekadar kata-kata. Dalam benak saya, saya melihat jalan-jalan berdebu di Yudea dan Taman Getsemani. Dalam hati saya, saya merasakan sesuatu tentang seperti apa rasanya berlutut sebagaimana yang Joseph lakukan di hadapan Allah dan Putra di hutan pepohonan di New York. Saya tidak dapat melihat dalam benak saya sebuah cahaya yang melebihi terangnya matahari di siang hari sebagaimana yang dialaminya, namun saya dapat merasakan kehangatan dan kehebatan sebuah kesaksian. Kesaksian akan datang kepada Anda dalam potongan-potongan sewaktu bagian-bagian dari seluruh kebenaran Injil Yesus Kristus ditegaskan. Sebagai contoh, sewaktu Anda membaca dan merenungkan Kitab Mormon, ayat-ayat yang telah Anda baca sebelumnya akan tampak baru bagi Anda dan mendatangkan gagasan-gagasan baru. Kesaksian Anda akan tumbuh dalam keluasan dan kedalaman sewaktu Roh Kudus menegaskan bahwa hal itu benar. Kesaksian Anda yang hidup akan memperluas penelahaan, doa, serta perenungan Anda akan tulisan suci. Penjelasan terbaik bagi saya tentang bagaimana memperoleh dan menjaga kesaksian yang hidup ini telah senantiasa dirujuk. Itu terdapat di Alma pasal 32 dalam Kitab Mormon. Anda mungkin telah membacanya berulang kali. Saya menemukan terang yang baru di dalamnya setiap kali saya membacanya. Marilah kita kaji ulang pelajaran yang diajarkannya sekali lagi malam ini. Kita diajari dalam pasal-pasal terilhami itu untuk memulai pencarian kita bagi kesaksian dengan “segelintir iman” dan dengan hasrat baginya untuk Malam ini Anda telah merasakan iman dan hasrat itu sewaktu Anda mendengarkan ceramah-ceramah yang menggugah hati tentang kebaikan Juruselamat, kejujuran-Nya, dan kemurnian perintah-perintah serta Pendamaian-Nya yang dimungkinkan bagi kita. Karena itu, benih iman telah ditanamkan dalam hati Anda. Anda bahkan mungkin telah merasakan beberapa penggembungan hati Anda yang dijanjikan dalam Alma. Saya telah merasakannya. Namun, seperti tanaman yang tumbuh, itu haruslah dipelihara atau itu akan layu. Doa-doa yang khusyuk dan sepenuh hati dari iman adalah gizi yang penting dan diperlukan. Kepatuhan pada kebenaran yang telah Anda terima akan menjaga kesaksian tetap hidup dan memperkuatnya. Kepatuhan pada perintah-perintah adalah bagian dari pemeliharaan yang harus Anda sediakan bagi kesaksian Anda. Anda ingat janji Juruselamat “Barangsiapa mau melakukan kehendak-Nya, ia akan tahu entah ajaran-Ku ini berasal dari Allah, entah Aku berkata-kata dari diri-Ku sendiri.”5 Itu berhasil untuk saya, itu pun akan berhasil untuk Anda. Salah satu ajaran Injil yang diajarkan kepada saya ketika muda adalah bahwa yang terbesar dari segala karunia Allah adalah kehidupan Saya belajar bahwa bagian dari kehidupan kekal itu adalah hidup bersama dalam kasih dalam keluarga untuk selama-lamanya. Sejak pertama kali saya mendengar kebenaran itu dan hal itu ditegaskan dalam hati saya, saya merasa bertanggung jawab untuk membuat setiap pilihan semampu saya untuk menghindari pertentangan dan mencari kedamaian dalam keluarga saya serta di rumah saya. Hanya setelah kehidupan inilah saya dapat menikmati kegenapan dari segala berkat terbesar itu, kehidupan kekal. Namun di tengah-tengah tantangan kehidupan ini, saya telah diberi setidaknya gambaran tentang seperti apa keluarga saya di surga kelak. Dari pengalaman itu, kesaksian saya tentang kenyataan akan kuasa pemeteraian yang dilaksanakan di bait suci telah tumbuh dan diperkuat. Melihat dua putri saya dibaptiskan di bait suci bagi leluhur mereka telah mendekatkan hati saya kepada mereka dan kepada leluhur yang nama-namanya kami temukan itu. Janji Elia bahwa hati akan dibalikkan kepada satu sama lain dalam keluarga telah diberikan kepada Jadi, iman bagi saya telah menjadi pengetahuan yang pasti, sebagaimana yang dijanjikan kepada kita dalam Kitab Alma. Saya telah mengalami setidaknya beberapa sukacita yang leluhur saya rasakan ketika Juruselamat datang ke dunia roh setelah pelayanan fana-Nya. Berikut adalah penjelasan dalam Ajaran dan Perjanjian “Dan para orang suci bersukacita dalam penebusan mereka, dan menekukkan lutut dan mengakui Putra Allah sebagai Penebus dan Pembebas mereka dari kematian dan rantai neraka. Air muka mereka bersinar, dan cahaya dari kehadiran Tuhan berdiam di atas diri mereka, dan mereka menyanyikan puji-pujian bagi nama kudus-Nya.”8 Perasaan saya akan sukacita mereka datang dari menindaki kesaksian saya bahwa janji Tuhan akan kehidupan kekal nyata adanya. Kesaksian itu diperkuat dengan memilih untuk menindakinya, sebagaimana yang Juruselamat janjikan itu akan diperkuat. Dia juga mengajarkan kepada kita bahwa, selain memilih untuk patuh kita harus meminta dalam doa bagi kesaksian mengenai kebenaran. Tuhan mengajarkan itu kepada kita dalam perintah-Nya untuk berdoa tentang Kitab Mormon. Dia berfirman melalui Nabi-Nya, Moroni “Lihatlah, aku hendak mendesakmu bahwa ketika kamu akan membaca hal-hal ini, jika adalah kebijaksanaan di dalam Allah bahwa kamu akan membacanya, bahwa kamu akan ingat betapa telah penuh belas kasihannya Tuhan kepada anak-anak manusia, sejak penciptaan Adam bahkan sampai ketika kamu akan menerima hal-hal ini, dan merenungkannya dalam hatimu. Dan ketika kamu akan menerima hal-hal ini, aku hendak mendesakmu agar kamu akan bertanya kepada Allah, Bapa Yang Kekal, dalam nama Kristus, apakah hal-hal ini tidaklah benar; dan jika kamu akan bertanya dengan hati yang tulus, dengan maksud yang sungguh-sungguh, memiliki iman kepada Kristus, Dia akan menyatakan kebenaran darinya kepadamu, melalui kuasa Roh Kudus. Dan melalui kuasa Roh Kudus kamu boleh mengetahui kebenaran akan segala hal.”9 Saya berharap bahwa Anda semua telah membuktikan janji itu bagi diri Anda sendiri atau bahwa Anda akan melakukannya segera. Jawabannya mungkin tidak datang dalam suatu pengalaman rohani tunggal yang kuat. Bagi saya itu datang secara diam-diam pada awalnya. Namun itu datang semakin kuat setiap kali saya telah membaca dan berdoa mengenai Kitab Mormon. Saya tidak bergantung pada apa yang telah terjadi di masa lalu. Untuk menjaga kesaksian saya yang hidup tentang Kitab Mormon aman, saya menagih janji Moroni secara sering. Saya tidak memperoleh berkat dari kesaksian itu begitu saja bagaikan sebuah hak yang tetap. Kesaksian memerlukan pemeliharaan melalui doa dari iman, kelaparan bagi firman Allah dalam tulisan suci, dan kepatuhan terhadap kebenaran yang telah kita terima. Ada bahaya dalam mengabaikan doa. Ada bahaya bagi kesaksian kita dalam hanya penelaahan dan pembacaan yang sekadarnya akan tulisan suci. Penelaahan dan pembacaan adalah gizi penting bagi kesaksian kita. Anda ingat peringatan dari Alma “Tetapi jika kamu melalaikan pohon itu, dan tidak berpikir untuk pemeliharaannya, lihatlah itu tidak akan berakar apa pun; dan ketika panas matahari datang dan menghanguskannya, karena itu tidak memiliki akar, itu akan layu, dan kamu mencabutnya dan membuangnya. Sekarang, ini bukanlah karena benih itu tidak baik, tidak juga itu karena buahnya tidak akan patut dihasratkan; tetapi itu karena tanahmu gersang, dan kamu tidak mau memelihara pohon itu, oleh karena itu kamu tidak dapat memiliki buahnya.”10 Mengenyangkan diri dalam firman Allah, doa yang tulus, dan kepatuhan terhadap perintah-perintah Tuhan haruslah diterapkan secara rutin dan terus-menerus agar kesaksian Anda tumbuh serta berkembang. Kita semua terkadang menghadapi keadaan-keadaan diluar kendali kita yang mengganggu pola penelaahan tulisan suci kita. Mungkin ada periode waktu ketika kita memilih karena beberapa alasan untuk tidak berdoa. Mungkin ada perintah yang kita pilih sesaat untuk kita abaikan. Namun Anda tidak akan memiliki sebuah kesaksian yang hidup yang Anda harapkan dikabulkan jika Anda melupakan peringatan dan janji dalam Alma “Dan demikianlah, jika kamu tidak mau memelihara firman, menanti-nantikan dengan mata iman pada buahnya, kamu tidak pernah dapat memetik buah dari pohon kehidupan. Tetapi jika kamu akan memelihara firman, ya, memelihara pohon itu sewaktu itu mulai tumbuh, melalui imanmu dengan ketekunan yang besar, dan dengan kesabaran, menanti-nantikan buahnya, itu akan berakar; dan lihatlah itu akan menjadi sebatang pohon yang tumbuh menuju kehidupan abadi. Dan karena ketekunanmu dan imanmu dan kesabaranmu dengan firman dalam memeliharanya, agar itu boleh berakar dalam dirimu, lihatlah, sedikit demi sedikit kamu akan memetik buahnya, yang paling berharga, yang manis melebihi segala yang manis, dan yang putih melebih segala yang putih, ya, dan murni melebihi segala yang murni; dan kamu akan mengenyangkan diri dengan buah ini bahkan sampai kamu kenyang, sehingga kamu tidak lapar, tidak juga kamu akan haus. Pada waktu itu … kamu akan menuai pahala imanmu, dan ketekunan, dan kesabaran, dan kepanjangsabaranmu, menunggu pohon itu menghasilkan buah bagimu.”11 Kalimat dalam tulisan suci itu, “menanti-nantikan buahnya,” membimbing pengajaran bijaksana yang Anda terima malam ini. Itulah mengapa mata Anda diarahkan ke suatu hari di masa depan di sebuah ruang pemeteraian bait suci. Itulah mengapa Anda dibantu memvisualisasikan malam ini mata rantai dari terang yang tampak abadi terpancar dalam cermin yang berhadapan pada dinding sebuah ruang pemeteraian, di mana Anda dapat dinikahkan dalam bait suci Allah. Jika Anda dapat menantikan suatu hari seperti itu dengan cukup hasrat yang lahir dari kesaksian, Anda akan dikuatkan untuk menolak godaan dunia. Setiap kali Anda memilih untuk berusaha hidup lebih seperti Juruselamat Anda akan memiliki kesaksian Anda diperkuat. Anda akan, pada waktunya, mengetahui bagi diri Anda sendiri bahwa Dia adalah Terang Dunia. Anda akan merasakan terang berkembang dalam kehidupan Anda. Itu tidak akan datang tanpa upaya. Namun itu akan datang sewaktu kesaksian Anda tumbuh dan Anda memilih untuk memeliharanya. Berikut adalah janji yang pasti dari Ajaran dan Perjanjian “Apa yang dari Allah adalah terang; dan dia yang menerima terang, dan melanjutkan di dalam Allah, menerima lebih banyak terang; dan terang itu tumbuh makin cemerlang dan makin cemerlang sampai hari yang sempurna.”12 Anda akan menjadi suatu terang bagi dunia sewaktu Anda membagikan kesaksian Anda kepada orang lain. Anda akan memancarkan bagi orang lain Terang Kristus dalam kehidupan Anda. Tuhan akan menemukan cara-cara agar terang itu menyentuh orang-orang yang Anda kasihi. Dan melalui penggabungan iman serta kesaksian dari para putri-Nya, Allah akan menyentuh kehidupan jutaan orang dalam kerajaan-Nya dan di seluruh dunia dengan terang-Nya. Dalam kesaksian dan pilihan Anda terbentang harapan Gereja dan generasi-generasi yang akan mengikuti teladan Anda dalam mendengarkan serta menerima undangan Tuhan “Ikutlah Aku.” Tuhan mengenal dan mengasihi Anda. Saya meninggalkan bagi Anda kasih serta kesaksian saya. Anda adalah para putri dari Bapa yang penuh kasih dan hidup di surga. Saya tahu bahwa Putra-Nya yang telah bangkit, Yesus Kristus, adalah Juruselamat dan Terang Dunia. Dan saya bersaksi bahwa Roh Kudus telah mengirimkan pesan kepada Anda malam ini yang meneguhkan kebenaran di dalam hati Anda. Presiden Thomas S. Monson adalah Nabi Allah yang hidup. Saya bersaksi demikian, dalam nama Yesus Kristus, amin.

berilah dua contoh kesaksian hidup